KLIK LAMBANG UNTUK BERITA DAERAH PILIHAN

           

Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2013, Kapolres Kampar Bacakan Amanat Kapolda Riau

    

Kapolres Kampar memasangkan pita tanda Ops Zebra 2013 Jum'at 25 Oktober 2013BANGKINANG KOTA – Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra 2013, Jum’at (25/10/2013) pagi, sekitar pukul 08:00 WIB, bertempat di Lapangan Upacara, Depan Gedung Serba Guna, Mapolres Kampar yang dipimpin langsung Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono selaku Inspektur Upacara dan dipercaya sebagai Komandan Pasukan AKP Yuliusman Kanit Lantas Polsek Siak Hulu berjalan dengan tertib dan lancar.

Dalam apel tersebut, mantan Kabag Reg Ident Ditlantas Polda Riau ini membacakan amanat dari Kapolda Riau Brigadir Jendral Polisi Condro Kirono.

Selain itu, apel juga ditandai dengan pemasangan pita kepada perwakilan personil Polres Kampar dan petugas dari Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Kampar.

Kapolres Kampar mengatakan bahwa Operasi Zebra 2013 ini merupakan operasi kepolisian terpusat bidang lalu lintas yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah Provinsi Riau umumnya dan khususnya di Kabupaten Kampar.

“Operasi tersebut seyogyanya dilaksanakan pada tanggal 28 November – 11 Desember 2013, akan tetapi dikarenakan adanya pelaksanaan pemilukada Gubri putaran ke 2, maka khususnya Polda Riau untuk pelaksanaannya dimajukan lebih awal pada tanggal 28 Oktober – 11 November 2013,” ujar Kapolres saat membacakan amanat Kapolda Riau.

Dijelaskannya, mekanisme dan dinamika penyelenggaraan operasional Polri diwujudkan dalam bentuk kegiatan kepolisian, kerjasama kepolisian maupun operasi kepolisian.

“Penyelenggaran operasi kepolisian dilaksanakan dengan pendekatan prinsip-prinsip manajemen yang terbagiam proses kegiatan perencanaan, pengorganisasian , pelaksanaan serta pengawasan dan pengendalian,” terangnya.

Ditambahkannya, selain untuk menciptakan kamtibselcar lalu lintas, operasi ini juga untuk membangun kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat dalam berlalu lintas, terutama menjelang Operasi Mantap Praja Siak yaitu Pilkada Gubri putaran ke 2, sekaligus cipta kondisi menjelang perayaan Natal 2013 dan tahun baru 2014.

“Dalam operasi ini diwujudkan dalam kegiatan penegakan hukum dengan porsi 80 persen berupa teguran dan tilang terhadap pelanggaran lalu lintas,  kegiatan preemtif dengan porsi 10 persen berupa kegiatan edukasi kepada masyarakat serta kegiatan preventif dengan porsi 10 persen berupa kegiatan Turjagwali Lantas,” sebutnya.

Kapolres juga menekankan kepada seluruh personil dalam melaksanakan tugas harus

1.Profesional, Proporsional dan humanis dengan 3 S (Senyum, Sapa dan Salam).

2.Jalin hubungan kerjasama dengan instansi lain dalam melakukan penindakan.

3.Kedepankan keselamatan masyarakat pengguna jalan dan petugas dalam melakukan penindakan hukum dijalan raya.

Kapolres Kampar juga mengucapkan terima kasih dan penghormatan kepada para Stakeholder yang telah ikut berperan aktif dalam operasi ini maupun diinstansi masing-masing, dan penghargaan kepada seluruh personel di Polres Kampar pada apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan operasi Zebra 2013 ini.

“Semoga mulai saat ini, kita semua dapat berperan serta untuk berpartisipasi sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan kita bersama,” pungkasnya.

Dikatakannya, hal ini adalah upaya-upaya meningkatkan kesedaran berlalu lintas dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di jalan.

Sesuai intruksi Presiden RI Nomor 4 Tahun 2013 tentang program dekade aksi keselamatan jalan, pada Pilar ke 4 yang menjadi target penyelesaian tahun 2013 yaitu prilaku pengguna jalan yang berkeselamatan yang fokus kepada :

1.Kepatuhan pengoperasian kendaraan.

2.Pemeriksaan kondisi pengemudi.

3.Pemeriksaan kesehatan pengemudi.

4.Penanganan terhadap 5 faktor utama plus yaitu penegakan hukum bagi pelanggar penggunaan helm bagi pengendara sepeda motor, pelanggar penggunaan sabuk keselamatan, pelanggar batas kecepatan, pelanggar yang mengemudikan kendaraan dalam keadaan mabuk dan pelanggar penggunaan telepon seluler saat mengemudikan kendaraan.(Arief)

Berita Terkait :

Tulis Komentar Anda

komentar

Back to Home

Categories

Social Widget