KLIK LAMBANG UNTUK BERITA DAERAH PILIHAN

           

Pemenang Pilkada Riau Di Putuskan 15 September

    

Pilgubri-2013Pekanbaru – Komisi Pemilihan Umum Riau menyatakan, pemenang Pilkada gubernur-wakil gubernur Riau yang digelar 4 September akan diumumkan dalam rapat pleno secara terbuka yang dihadiri pihak-pihak terkait pada 15 September 2013.

“Pleno terbuka digelar tanggal 15 September, sesuai dengan jadwal yang dibuat sebelumnya. KPU Riau mematuhi jadwal tersebut dan harus konsisten dalam menjalankan,” kata Ketua KPU Riau Tengku Edi Sably di Pekanbaru, Jumat.

Sekarang ini, lanjutnya, suara masih dihitung di tingkat panitia pemungutan suara (PPS) di tingkat desa atau kelurahan masing-masing kabupaten dan kota di Riau sampai dengan tanggal 10 September.

Kemudian pada tanggal 11 sampai 12 September penghitungan suara dilakukan di tingkat panitia pemilihan kecamatan (PPK) kabupaten dan kota, dan 13 sampai 14 September di tingkat kabupaten dan kota di Riau.

Selanjutnya, pada 15 sampai 16 September di tingkat Provinsi Riau dalam rapat pleno terbuka dan diumumkan secara resmi berapa suara yang diperoleh pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Riau, berdasarkan angka atau persentase.

“Tidak hanya dalam rapat pleno, tetapi mulai dari tempat pemungutan suara (TPS), kemudian tingkat PPS, lalu tingkat PPK, tingkat kabupaten dan kota sampai tingkat provinsi, semuanya terbuka. Kalau masyarakat curiga dengan kecurangan pilgub Riau, maka ikuti saja plenonya,” kata dia.

Terkait dengan tidak diadakannya hitung cepat atau “quick count”, kata Edi, karena tidak ada dasar hukum baik dalam undang-undang atau peraturan yang berlaku serta lebih mempertimbangkan manfaat serta mudharat.

Selain itu, KPU Riau menghargai rekan-rekan di daerah yang sedang bekerja terutama di tingkat PPS yang sekarang sedang melakukan rekapitulasi suara pilgub Riau dan diikuti lima pasang calon.

“Kalau kami mendahuli mereka, tentunya tidak semangat lagi bekerja dan saksi bisa jadi tidak mau datang. Tapi yang jelas, bila KPU Riau mengeluarkan anggaran untuk hitung cepat, maka bisa dianggap bermasalah ketika diaudit,” katanya.

Berdasarkan rekapitulasi suara Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Riau hari sebelumnya, jumlah suara sah masuk 2.308.841 atau 57,71 persen dari jumlah daftar pemilih tetap 4.000.415 jiwa.(ant)

Berita Terkait :

Comments

comments

Back to Home

Categories

Social Widget