KLIK LAMBANG DAERAH UNTUK MELIHAT BERITA




Sempena Hari Kanker Se-dunia, Bupati Irwan Himbau Perempuan Lakukan Test IVA dan SADANIS

http://www.riaulive.com/sempena-hari-kanker-se-dunia-bupati-irwan-himbau-perempuan-lakukan-test-iva-dan-sadanis.html

Selatpanjang – Penyakit Kanker Serviks dan Kanker Payudara termasuk pembunuh nomor satu wanita usia subur di Indonesia, penyebabnya pola makan, aktifitas fisik, alkohol, rokok dan lainnya. Namun, penyakit ini dapat dicegah dengan melakukan deteksi dini melalui pemeriksaan IVA dan SADANIS, agar bahaya penyakit tesebut tidak menjangkiti hingga menyebabkan kematian, Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan, M.Si menghimbau kepada para wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan IVA dan SADANIS ke Puskesmas dan pusat pelayanan kesehatan lainya.

“Saya menghimbau kepada para ibu dan wanita usia subur untuk melakukan pemeriksaan dini Kanker melalui IVA Test dan SADANIS semoga dengan deteksi dini dapat menghindari diri dari Kanker Serviks dan bagi yang terlanjur terjangkiti dapat segera diobati agar tidak berakhir dengan kematian,” ujar Bupati saat membuka kegiatan IVA Test dan SADANIS yang dimotori oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti yang didukung oleh Dinas Kesehatan Meranti Sempena hari Kanker Sedunia yang jatuh pada tanggal 4 Februari lalu. Bertempat di Taman Cik Puan, Selatpanjang, Selasa (14/27).

Ditegaskan Bupati kegiatan IVA Test dan SADANIS yang digelar di Kecamatan Tebing Tinggi ini Tahun 2017 ini, sekaligus pencanangan gerakan IVA Test dan SADANIS Se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Untuk itu Bupati juga meminta Camat, Kades hingga RT/RW untuk melakukan sosialisasi gerakan ini dari kota hingga ke pelosok desa agar semua tahu betapa bahayanya penyakit Kanker Serviks dan Kanker Payudara tersebut.

“Kegiatan yang digelar oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti ini sangat mulia, bagaimana memperingatkan umat manusia khususnya para ibu betapa berbahayanya penyakit kanker payudara dan serviks, ini misi menyelamatkan umat manusia khususnya para wanita usia subur, saya mengucapkan terima kasih pada tim penggerak PKK dan Dinas Kesehatan, karena terus sosialisasikan gerakan ini semoga dapat menggugah hati kaum ibu untuk memeriksakan kesehatan melalui puskesmas dan instalasi kesehatan lainnya,” ujar Bupati.

Bupati meminta pencanangan gerakan IVA Test dan SADANIS ditingkat Kabupaten ini diteruskan ketingkat Kecamatan dan Desa dengan melibatkan para tokoh perempuan dan tokoh masyarakat. “Pencanangan gerakan IVA Test dan SADANIS ditingkat Kabupaten ini dapat dilanjutkan ditingkat Kecamatan, Pak Camat lakukan hal serupa dengan mengundang tokoh perempuan dan masyarakat dalam rangka mensosialisasikan kepada para ibu dan wanita usia subur, mudah-mudahan dapat meminimalkan kasus Kanker ini dan dapat memberikan pertolongan pertama bagi penderita sebelum mencapai stadium yang lebih parah,” jelas Bupati.

Dari laporan yang diterima Bupati, saat ini wanita usia subur dan para ibu terkesan enggan (malu) melakukan IVA Test dan SADANIS karena meyangkut area sensitf wanita, dan Bupati sangat memakluminya untuk itu Bupati meminta Dinas Kesehatan selaku pelaksana dilapangan dapat menyediakan tenaga medis perempuan yang cukup agar ibu-ibu yang melakukan pemeriksaan tidak malu. “Penyakit Kanker ini merupakan ancaman serius jadi memang harus diantisipasi sejak dini melalui IVA Test dan SADANIS, saya minta Dinas Kesehatan dapat menyediakan tenaga medis perempuan yang cukup untuk melayaninya,” pinta Bupati.

Bupati berharap dengan antisipasi dini bahaya Kanker Serviks dan Payudara itu dapat menjadi awal membangun generasi masa depan yang lebih, karena Bupati meyakini tangan ibulah yang dapat menentukan akan dibawa kemana daerah ini kedepan.

Sementara Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti Hj. Nirwana Irwan didampingi Hj. Syamsiar Said Hasyim mengatakan kegiatan yang digelar Tim Penggerak PKK Meranti ini dalam rangka menyelamatkan jutaan jiwa dari kematian dengan medorong para ibu untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap Kanker Serviks dan Payudara melalui deteksi dini dan pencegahannya. Seperti slogan Hari Kesehatan Sedunia yakni “We Can I Can” artinya semua orang bisa mengambil peran dalam penanggulangan Kanker.

Seiring meningkatnya kasus penderita Kanker Serviks dan Payudara di Indonesia secara signifikan yang disebabkan oleh pola hidup bersih, pola makan, aktifitas fisik, alkohol dan rokok. Hj. Nirwana Irwan menghimbau untuk melakukan pencegahan dengan cara menghidari diri dari semua hal yang dapat memicu terjadinya penyakit tersebut.

“30 persen penyebab penyakit Kanker dapat dicegah dengan berprilaku hidup sehat, pola makan sehat dan menghidari diri dari penyebab Kanker lainnya, jadi mari kita jaga diri kita,” ajaknya.

Seperti diketahui bedasarkan data dari WHO Kanker Serviks dan Kanker Payudara memakan korban 460 ribu kematian pertahun diseluruh dunia, dan di Indonesia sendiri juga menjadi penyebab kematian nomor satu.

Sekedar informasi Sempena Peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada Tanggal 4 Februari 2017, Tim Penggerak PKK Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar kegiatan “Deteksi Dini Penyakit Kanker Serviks dan Kanker Payudara melalui pemeriksaan IVA dan SADANIS”. Kegiatan ini juga untuk menindak lanjuti Surat Kementerian Kesehatan RI Nomor : 03.01/3/09/2017 tentang Peringatan Hari Kanker Sedunia Tanggal 4 Februari 2017 dengan Tema “We Can.. I Can..” (Kita Bisa Aku Bisa..)

Selain pemeriksaan IVA Test dan SADANIS kegiatan ini juga dikemas dengan penyuluhan Kanker. Peserta sendiri berjumlah 200 orang wanita usia subur dan para ibu yang berasal dari perwakilan desa dan keluarahan Se-Kecamatan Tebing Tinggi. Kegiatan ini selanjutnya akan diteruskan ke setiap Puskesmas, Pustu, dan pusat pelayanan kesehatan lainnya hingga ke desa.

Acara pemeriksaan IVA Test dan SADANIS tersebut turut dihadir oleh Kepala Dinas Kesehatan yang diwakili dr. Misri Hasanto, M.Kes, Danramil, Ketua Ikatan Dokter Indonesia dr. Azharul Yusri, S.pOG, Camat Se-Kabupaten Meranti, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, PKK Kecamatan, Ketua Pengurus Organisasi Wanita Se-Kepulauan Meranti, Tokoh agama/masyarakat/adat dan lainnya. (Rilis Humas Meranti).

Tulis Komentar Anda